Nature/hot-posts

sahabatku adalah angin

kubiarkan sekeras apa pecahnya mimpi
kubiarkan sekeras apa runtuhnya keinginan
dan kubiarkan juga jalannya duka itu
tercabik penuh dengan derita hati
aku mengkais mimpi dari wajahmu
aku meleburkan panas dalam luka hati
yang tersayat....
yang melepuh!
tertatih-tatih!!!

tapi..........
aku tersenyum
aku menduga, sebuah biru melintasi
dari danau kecil
yang dingin, seperti kabut... seperti awan
kamu disitu
lalu memberiku senyum
tapi entah, aku menangis saat itu!
kau seperti berkata
tanpa suara......
kau seperti berkata
seperti meminta
kau seperti berkata
seperti.....

saat ini semoga kau bahagia
sahabatku adalah angin
dia tahu
dia tahu

0 Comments: