Beberapa menit yang lalu, dan sudah beberapa hari,... ah hampir saban waktu. Selalu saja ada yang terlintas. Walau hati resah, walau hati gundah,.. walau penat sekalipun.
Tapi kali ini, pas didepan mataku. Ada laci,. (atau apalah namanya) Hm, mungkin kira-kira 5 hari yang lalu. Aku sempat membukanya, tapi kurungkan untuk mengambil satu kotak dari beberapa kotak didalamnya.Ya, agak sedikit sempit dan kesat untuk mengambil satu kotak.
Malam ini, sangat mudah. Ada gunting untuk memudahkan mengambil salah satunya.
Kubuka,.. ada map plastik kecil. Dan satu amplop jatuh. (coba mengingatnya lagi, karena kotak dan surat-surat itu telah aku masukkan) MasyaAllah,.. debar dan terasa hangat. Karuan, aku jadi berkeringat.
Dibelakang amplop, "Kekasihmu"
Masih tersimpan baik sekali, frame photo dari tembaga. Dan photonya, membawaku ketempat jauh dari sini. Teringat, saat bertemu pertama kali. Setelah pisah beberapa tahun. Dan bertemu saat ulang tahunnya. Ya, di bulan ini juga.
Kusempatkan membaca surat dari amplop itu. Kutahan degupku, kurendahkan napasku,... sesekali menarik panjang napasku. Ah! jangan menangis!..
Showing posts with label Surat. Show all posts
Subscribe to:
Comments (Atom)

Follow Us
Were this world an endless plain, and by sailing eastward we could for ever reach new distances